Sunday, February 28, 2016

City Juara Kalahkan Liverpool lewat Adu Penalti

City Juara Kalahkan Liverpool lewat Adu Penalti

Pasuruan Theme Design - Manchester City keluar sebagai juara Piala Liga Inggris. City tampil sebagai pemenang setelah mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.

Pertandingan final di Stadion Wembley, Minggu (28/2/2016) malam WIB, harus dituntaskan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1. Dalam adu penalti, City menang 3-1 atas Liverpool.

City unggul lebih dulu lewat gol Fernandinho di awal babak kedua. Tapi Liverpool mampu mencetak gol balasan lewat sepakan Coutinho tujuh menit jelang waktu normal habis. Skor 1-1 lantas bertahan hingga wasit meniup peluit panjang sehingga laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Di masa extra time, kedua tim sama-sama tidak mampu mencetak gol. Pemenang lantas harus ditentukan lewat adu penalti.

Dalam babak adu penalti, kiper City, Willy Caballero tampil gemilang dengan menggagalkan tiga penalti Liverpool. City pun akhirnya menang 3-1 dalam adu penalti dan berhak atas trofi Piala Liga Inggris.

Jalannya Pertandingan

Liverpool langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal. Tekanan langsung dihadirkan Liverpool lewat Alberto Moreno dari sisi kiri, tapi umpan mendatarnya bisa diamankan oleh Willy Caballero.

City perlahan mampu keluar dari tekanan. Di menit ketujuh, City mendapat tendangan bebas di sisi kanan kotak penalti Liverpool setelah Lucas melakukan pelanggaran terhadan Raheem Sterling. Tendangan bebas David Silva bisa dihalau oleh Mamadou Sakho. Bola muntah jatuh ke kaki Fernandinho, tapi tendangna volinya masih melambung di atas mistar gawang Liverpool.

Sampai pertandingan berjalan sekitar 20 menit, belum ada peluang bersih yang didapat kedua tim. Serangan Liverpool kerap patah di sepertiga akhir lapangan. Sementara upaya City yang beberapa kali mendapat tendangan bebas bisa dihalau barisan pertahanan Liverpool.

Peluang bagus didapat City di menit ke-23. Menerima umpan panjang Silva, Aguero dengan mudah melewati Sakho yang terpeleset dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola sempat ditepis Simon Mignolet dan membentur tiang gawang.

Liverpool gantian mengancam di menit ke-33 setelah mendapat tendangan bebas tepat di sisi kanan kotak penalti City. Dari tendangan bebas tersebut, James Milner mengoper kepada Philippe Coutinho yang langsung melepaskan tembakan ke arah tiang jauh. Tapi upayanya itu masih melebar dari gawang.

Sampai turun minum, tak ada gol yang tercipta dari kedua tim.

Empat menit laga babak kedua berjalan, City membuka keunggulan. Aguero yang menguasai bola di depan kotak penalti Liverpool kemudian mengoper kepada Fernandinho yang masuk dari sisi kanan. Fernandinho kemudian melepaskan tembakan kaki kanan yang mengarah ke tiang jauh dan tak bisa dihentikan oleh Mignolet.

Liverpool mendapat peluang untuk mencetak gol balasan di menit ke-55. Tapi tembakan kaki kiri Milner usai menerima bola dari Sturridge masih melebar.

Setelah unggul satu gol, City lebih banyak bertahan. Sementara Liverpool mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, City menciptakan peluang lebih banyak. Di sisi lain, serangan-serangan Liverpool lebih sering patah sebelum masuk ke jantung pertahanan City.

Sterling menyia-nyiakan sebuah peluang emas untuk menggandakan keunggulan City di menit ke-60. Dari sebuah serangan balik, Yaya Toure mengirim bola kepada Silva. Silva kemudian mengoper kepada Sterling yang berdiri bebas di dalam kotak penalti, tapi sepakannya justru melebar dari gawang.

Semenit berselang, City kembali mengancam lewat serangan balik. Toure mengirim umpan panjang yang memberi kesempatan kepada Aguero untuk menyerang. Striker asal Argentina itu melakukan penetrasi hingga kotak penalti sebelum dijatuhkan oleh Alberto Moreno. Pemain-pemain City mengklaim penalti, tapi wasit menyatakan play on.

Peluang untuk City lewat tendangan bebas Silva di menit ke-65. Tapi tendangan gelandang asal Spanyol itu masih melambung tipis di atas mistar gawang Liverpool.

Empat menit kemudian, Aguero mendapat peluang lagi. Tapi tembakannya dari luar kotak penalti bisa diamankan Mignolet.

Sterling kembali gagal memaksimalkan peluang bagus di menit ke-79. Dia tak mampu mengarahkan tembakannya ke gawang setelah menerima bola dari Aguero.

Serangan Liverpool akhirnya membuahkan hasil di menit ke-83. Gol ini berawal dari umpan Sturridge dari sisi kanan yang diteruskan oleh Lallana dari jarak dekat. Tapi bola membentur tiang. Bola muntah mengarah ke Coutinho yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Coutinho lantas melepaskan tembakan untuk menjebol gawang City. Liverpool 1 City 1.

Setelah kemasukan gol, City kembali berani keluar menyerang. Peluang didapat City lewat Fernando yang menyambar bola liar di dalam kotak penalti. Tapi Mignolet bisa membloknya.

Mignolet kembali melakukan penyelamatan penting di jelang berakhirnya waktu normal. Kali ini dia menggagalkan tendangan Yaya Toure dari jarak dekat.

Sampai wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 tetap bertahan. Pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Di babak pertama perpanjangan waktu, hanya City yang mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Aguero berhasil merangsek masuk ke kotak penalti Liverpool dan melepaskan sepakan kaki kanan ke arah tiang jauh. Tapi bola masih bisa ditepis oleh Mignolet.

Di awal babak kedua masa extra time, gantian Liverpool yang punya peluang bagus. Crossing Milner dari sisi kiri disambut tandukan Divock Origi. Namun Caballero masih sigap menepis bola.

Peluang kembali didapat Liverpool. Tapi tendangan bebas Sturridge bisa diantisipasi dengan baik oleh Caballero. Sementara umpan Milner tak mampu dijangkau oleh Origi dan bola diamankan oleh Caballero.

Milner nyaris melakukan blunder yang membahayakan gawang Liverpool. Backpass-nya yang buruk justru mengarah ke Aguero yang berdiri bebas di kotak penalti Liverpool. Beruntung bagi Liverpool, tendangan Aguero masih melambung.

Tak ada gol tambahan tercipta, pertandingan harus dituntaskan lewat adu penalti.

Dalam adu penalti, tiga penendang Liverpool gagal mencetak gol setelah eksekusinya digagalkan oleh Caballero. Sementara dari kubu City, hanya Fernandinho yang gagal setelah tendangannya membentur tiang gawang.

Liverpool
Can: gol
Lucas: gagal (ditepis)
Coutinho: gagal (ditepis)
Lallana: gagal (ditepis)

City
Fernandinho: gagal (membentur tiang)
Navas: gol
Aguero: gol
Yaya Toure: gol

Susunan Pemain
Liverpool: Mignolet, Clyne, Lucas, Sakho (Toure 25'), Moreno (Lallana 72'), Can, Henderson, Milner, Firmino (Origi 80'), Coutinho, Sturridge

City: Caballero, Sagna (Zabaleta 91'), Kompany, Otamendi, Clichy, Fernando (Navas 91'), Fernandinho, Toure, Silva (Bony 110'), Sterling, Aguero

Read more

Klopp: Liverpool Sudah Berjuang Maksimal

Klopp: Liverpool Sudah Berjuang Maksimal

Pasuruan Theme Design - Peluang terbaik Liverpool untuk meraih trofi di musim ini berakhir dengan kegagalan. Tunduk dari Manchester City melalui adu penalti, The Reds sudah memberikan terbaik yang bisa mereka lakukan.

Melalui adu penalti, Liverpool menelan kekalahan 1-3 saat berhadapan dengan City di final Piala Liga Inggris. Kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal hingga periode perpanjangan waktu, di mana kedua gol tersebut dilesakkan Fernandinho (49) dan Philippe Coutinho (83).

Meski unggul dalam penguasaan bola, Liverpool lebih banyak dapat tekanan di sepanjang 120 menit laga. Simon Mignolet membuat beberapa penyelamatan krusial, di mana statistik mencatat ada 11 tembakan pemain The Citizens mengarah ke target.

Lewat drama adu penalti The Reds akhirnya harus mengakui keunggulan City. Cuma Emre Can yang bisa mencetak gol dari titik putih, sementara eksekusi Lucas Leiva, Philippe Coutinho, dan Adam Llalana berhasil diblok kiper Wilfredo Caballero.

"Saya kecewa, tentu saja, dengan hasil akhirnya. (Tapi) puas dengan banyak hal yang saya lihat di pertandingan ini. Kami mencoba segalanya, kami mencetak gol. Kami punya kesempatan pada beberapa situasi lainnya. Itu sebuah ketidakberuntungan, tapi ini adalah salah satu cara untuk kalah di final," ucap Klopp usai pertandingan.

"Manchester City tak seharusnya mencetak gol, kami harus memberikan perlawanan dan bisa melakukannya. Di banyak kesempatan kami bermain dengan baik. Tak penting apa yang saya katakan sekarang, itu tak akan mengubah hasilnya," lanjut dia di BBC.

Liverpool akan kembali bertemu dengan City pada empat hari ke depan di ajang Liga Inggris. Klopp berharap skuatnya bisa bangkit meraih hasil yang lebih baik pada laga itu.

"Kami semua harus merasakannya sekarang. Anda bisa terjatuh, tapi yang penting adalah bagaimana Anda bangkit. Kami tidak bisa mengubah pertandingan ini, kami harus terus melangkah dan kami akan melangkah," tuntas Klopp.

Read more

Marcus Rashford Amunisi Berbahaya Manchester United

Marcus Rashford Amunisi Berbahaya Manchester United

Pasuruan Theme Design - Striker muda Manchester United, Marcus Rashford, sedang on-fire. Kali ini dia menjadi penentu kemenangan MU atas Arsenal hingga menuai pujian.

Saat melakoni pertandingan di Old Trafford, Minggu (28/2/2016) malam WIB, MU memetik kemenangan 3-2 atas The Gunners. Dua dari tiga gol The Red Devils itu dilesakkan oleh Rashford.

Gol pertama Rashford memanfaatkan kesalahan Gabriel Paulista saat menghalau umpan silang Gullermo Varella. Di gol kedua, striker 18 tahun itu menyundul umpan matang dari Jesse Lingard.

Semua gol MU di Laga itu melibatkan para pemain muda mereka, pantas jika Juan Mata merasa gembira, utamanya pada Rashford. Dia juga menjadi arsitek gol ketiga MU yang dicetak oleh Ander Herrera.

Rashford tampil gemilang dengan catatan empat gol dalam dua laga terakhir. Di laga sebelumnya saat MU mengalahkan FC Midtjylland, dia juga mencetak brace.

"Marcus sedang on fire!" kata Mata seperti dilansir oleh situs resmi MU.

"Dia mencetak dua gol saat melawan Midtjylland, dan kini saat melawan Arsenal. Saya yakin ini adalah pekan yang tak akan mungkin dia lupakan," imbuh pemain asal Spanyol itu.

Read more

Tak Terkalahkan Dalam 34 Laga, Barca Samai Rekor Madrid

Tak Terkalahkan Dalam 34 Laga, Barca Samai Rekor Madrid

Pasuruan Theme Design  - Barcelona memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di semua kompetisi menjadiu 34 pertandingan beruntun. The Catalans pun menyamai rekor yang sebelumnya dipunya Real Madrid.

Di Camp Nou, Senin (29/2/2016) dinihari WIB, Barcelona meraih kemenangan 2-1 saat menjamu Sevilla. Meski tertinggal lebih dulu, The Catalans akhirnya dapat tiga poin setelah Lionel Messi dan Gerard Pique menjebol gawang tim tamu.

Kemenangan tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Barca yang kini sudah sampai ke angka 34 pertandingan beruntun. Dikutip dari Sport, Barca kini telah menyamai rekor rangkaian laga tak terkalahkan di Spanyol yang sebelumnya dipegang Madrid.

El Real pernah mencatatkan 34 pertandingan beruntun tanpa kalah di musim 1988-1989.

Terkait catatan tak terkalahkan Barca, mereka memulainya setelah dikalahkan Sevilla pada Oktober 2015 lalu. Hingga dinihari tadi, skuat besutan Luis Enrique mencatatkan 27 kemenangan dan tujuh hasil imbang.

Barca bisa mematahkan rekor Madrid tersebut di tengah pekan ini. Kembali bertarung di Liga Spanyol, Barca akan berhadapan dengan Rayo Vallecano pada Kamis (3/3/2016) mendatang.

Read more

Enrique : Rekor Tanpa Gelar Juara Tak Ada Artinya

Enrique : Rekor Tanpa Gelar Juara Tak Ada Artinya

Barcelona - Luis Enrique tak terlalu tertarik bicara soal rekor yang baru saja ditorehkan Barcelona. Bagi Enrique, yang utama adalah gelar juara.

Barca memperpanjang catatan tak terkalahkannya usai mengalahkan Sevilla dengan skor 2-1 di jornada 26 La Liga, Senin (29/2/2016) dinihari WIB. Dalam pertandingan di Camp Nou, Barca yang sempat ketinggalan lebih dulu berbalik menang lewat gol Lionel Messi dan Gerard Pique.

Dengan kemenangan itu, Barca kini sudah melewati 34 pertandingan tanpa tersentuh kekalahan. Dengan jumlah tersebut, Blaugrana sudah menyamai rekor rangkaian tak terkalahkan di Spanyol milik Real Madrid yang dicatatkan pada 1988-1989.

Soal rekor tersebut, Enrique tak mau membahasnya panjang lebar. Gelar juara disebut Enrique lebih penting untuk timnya.

"Faktanya adalah, informasi ini tidak membuat saya tertarik. Jika kami juara itu akan sangat berarti, tapi jika tidak, itu tidak akan berarti apa-apa," ujar Enrique seperti dilansir Marca.

Kemenangan tersebut memantapkan posisi Barca di puncak klasemen La Liga dengan 66 poin. Mereka unggul delapan angka dari Atletico Madrid dan 12 angka dari Real Madrid.

Belum lama ini, Zinedine Zidane mengakui kans juara Real Madrid sudah habis setelah kekalahan dari Atletico Madrid. Soal persaingan menuju gelar juara, Enrique masih tetap waspada meski Barca ada di posisi yang nyaman.

"Ada Atletico Madrid yang cukup dekat di belakang kami, tapi ini bukan pertanyaan soal percaya itu (perkataan Zidane) atau tidak," ucap Enrique.

"Liga adalah target utama kami dan sekarang kami memasuki fase menentukan dan kami ada dalam posisi yang sangat baik," katanya.

Read more

Usai Dikalahkan MU, Arsenal Dikritik Suporternya

Usai Dikalahkan MU, Arsenal Dikritik Suporternya

Kritikan tajam diberikan Thierry Henry usai kekalahan Arsenal dari Manchester United. Dia menyebut Arsenal sama sekali tak menunjukkan keinginan untuk menjadi juara Premier League.

Arsenal dikalahkan 2-3 oleh MU di Old Trafford, Minggu (28/2/2016) malam WIB pada pekan ke-27 liga Inggris. Dua gol Arsenal dibuat Danny Welbeck dan Mesut Oezil. Sementara, dua gol MU dicetak oleh Marcus Rashford dan satu lagi oleh Ander Herrera.

Dengan tambahan tiga poin itu, posisi MU belum beranjak dari peringkat kelima dengan nilai 44. Arsenal dengan nilai 51 juga tetap berada di peringkat ketiga.

Puncak papan klasemen masih menjadi Leicester City yang mengantongi nilai 56, sedangkan posisi kedua menjadi milik Tottenham Hotspur dengan nilai 54. Premier League tinggal menyisakan 11 pekan lagi.

Henry pun mengkritik penampilan mantan klubnya itu. Dia menilai para pemain tak tampil mati-matian di laga itu.

"Itu bukan penampilan sebuah tim yang menginginkan jadi juara. Satu-satunya hal bagus dari pertandingan itu adalah Arsenal masih turut dalam persaingan juara," kata Henry seperti dikutip Mirror.

"Arsenal harus menunjukkan penampilan yang lebih baik lagi ketimbang di laga itu. Bagaimana saya sebagai fans Arsenal bisa mempunyai rasa percaya diri saat tim harus menjalani pertandingan ke White Hart Lane atau Goodison Park?"

"Arsene Wenger semestinya gugup saat ini. Ada kata yang lebih pas untuk saya gunakan, tapi apa ya. Sebuah kata yang mendeskripsikan sesuatu hal yang penting sudah hilang dari seorang pemain. Para penggawa Arsenal kehilangan kemampuan terbaik mereka atau malah mereka tak mempunyai itu. Hasil hari ini sama sekali tak bisa diterima," ucap dia.

Read more

Presiden Jokowi Kirim Utusan ke FIFA untuk Menyelesaian Kisruh PSSI

Presiden Jokowi Kirim Utusan ke FIFA untuk Menyelesaian Kisruh PSSI

Pasuruan Theme Design - Hari ini akan diputuskan hasil kajian Menpora Imam Nahrawi tentang status pembekuan PSSI. Presiden Joko Widodo menegaskan, penyelesaiannya adalah dengan bertemu FIFA.

"Saya perintah, 1-2 hari. Ini hari ini paling lambat nanti harus disampaikan," ujar Jokowi saat ditemui di Kantor ESDM, Jln. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/2/2016).

Jokowi menegaskan, untuk masalah PSSI, penyelesaiannya harus dibicarakan dengan FIFA. Terlebih kini FIFA telah dipimpin oleh presiden yang baru, Gianni Infantino."Bahwa penyelesaian PSSI itu nanti akan kita bicarakan dengan FIFA. Pertama, karena kemarin kita sudah dapat ketua baru FIFA, saya kira kita akan mengirim utusan untuk bicarakan masalah PSSI," jelas Jokowi.

Jokowi mengatakan, akan mengirim utusan ke FIFA untuk membicarakan masalah pencabutan pembekuan PSSI."Mengenai pencabutan pembekuan PSSI, tentu saja segera akan dilakukan setelah nanti ada kesepakatan bertemu dengan FIFA, mengenai agenda di PSSI," katanya."Secepat-cepatnya, kita tunggu terpilihnya Ketua (Presiden) FIFA baru, kan sudah, nanti kita akan step. Kita sudah ada kok roadmap-nya akan apa, akan apa," tambah Jokowi.

Read more